Cara Dual Boot Windows 10 dan Ubuntu

Lagi punya ide mau dual boot antara windows dan ubuntu? Tapi bingung caranya? Disini team smartuser.id sudah merangkum tahapan apa saja yang kamu perlukan. Yuk otewe

Dual Boot adalah kondisi dimana sebuah komputer menjalankan 2 sistem operasi sekaligus.

Nantinya ketika komputer dihidupkan para pengguna dapat memilih salah satu OS yang akan dimuat pada menu Boot.

Sebagai contoh Anda bisa menjalankan Dual Boot Windows 10 dan Ubuntu secara bersamaan dalam 1 perangkat komputer.

Sehingga Anda tidak memerlukan perangkat tambahan guna menampung salah satu sistem operasi tersebut dan tentunya akan lebih praktis.

Biasanya para pengguna menggunakan Dual Boot untuk mendukung berbagai keperluan kerja atau belajar.

Jadi apakah Anda sudah mulai tertarik untuk mengaktifkan Dual Boot pada PC/laptop?, jika memang begitu Anda bisa mengikuti tutorial pemasangan Dual Boot Windows 10 dan Ubuntu di bawah ini.

Cara Dual Boot Windows 10 dan Ubuntu dengan Rufus

Tata cara Dual Boot suatu komputer sendiri bisa dilakukan melalui bantuan perantara flashdisk kosong yang sudah dimodifikasi menjadi bootable flashdisk.

Perlu diperhatikan pada tutorial kali ini Anda harus menyiapkan sebuah PC atau laptop dengan sistem operasi Windows 10 yang harus sudah terpasang sebelumnya.

Setelah itu, baru kita akan melakukan penyisipan OS Ubuntu ke perangkat komputer.

Pada jenis OS nya sendiri, kita akan menggunakan Ubuntu versi 16.04 32 bit yang notabene merupakan versi yang cukup ringan untuk dijalankan pada PC dengan spek rendah.

Meski tutorial ini ditujukan untuk komputer Windows 10, namun Anda juga bisa menerapkan cara ini di Windows 7 dan 8 karena mekanismenya yang hampir sama.

Tanpa panjang lebar lagi, berikut cara Dual Boot Windows 10 dan Ubuntu dalam satu device dengan mudah.

 Alat yang Dibutuhkan :

  • Flashdisk berkapasitas minimal 4 GB
  • Komputer PC atau laptop

File yang Diperlukan :

  • File Software Rufus (Link : https://bit.ly/34BtN9G)
  • File ISO Ubuntu (Link : https://bit.ly/3dkqiZj)
  • File Software EasyBCD (Link : https://bit.ly/36HElql)

Langkah-langkahnya :

1. Buat Partisi Baru di Hard Drive

  1. Pertama, Anda harus membuat partisi baru pada harddisk dengan cara ketik “diskmgmt.msc” di RUN atau kolom pencarian Windows.
  2. Kemudian akan muncul menu Disk Management, lalu pilih salah satu partisi dengan ruang kosong yang besar.
  3. Selanjutnya klik kanan pada partisi tersebut dan pilih opsi Shrink Volume
  4. Lalu masukkan nilai kapasitas disk yang diinginkan, namun pada tutorial kali ini kita akan mengaturnya menjadi 50 GB, jika sudah klik Shrink.
  5. Setelah itu, akan muncul sebuah partisi baru dengan nama “Unallocated
  6. Selanjutnya, Anda harus membuat sebuah bootable flashdisk dengan memanfaatkan software Rufus.
  7. Caranya download terlebih dahulu beberapa file yang dibutuhkan di atas, kemudian lakukan penginstalan pada software Rufus.

2. Buat Bootable Flashdisk dengan Rufus

  1. Jika sudah, colokkan flashdisk ke komputer lalu buka software Rufus.
  2. Kemudian, silahkan Anda pilih file ISO Ubuntu yang telah di download tadi dengan klik ikon CD yang berada di samping tulisan FreeDOS.
  3. Setelah file ISO berhasil dimuat, klik opsi Start untuk melakukan proses bootable flashdisk dan tunggu sampai selesai.

3. Buka dan Masuk ke Boot Option

  1. Selanjutnya, restart PC dengan flashdisk yang masih terhubung.
  2. Lalu silahkan Anda masuk ke menu Boot Option, setiap komputer memiliki cara masuk ke menu Boot yang berbeda-beda, sehingga Anda harus mencarinya sendiri di internet.
  3. Setelah menu Boot Option terbuka, pilih partisi flashdisk yang muncul pada layar.
  4. Kemudian pilih opsi Try Ubuntu pada kotak dialog yang muncul secara otomatis.

4. Atur Partisi Untuk Instalasi Ubuntu

  1. Langkah selanjutnya yaitu mengatur manajemen partisi dengan cara klik ikon Ubuntu yang ada di pojok kiri atas layar.
  2. Lalu masukkan kata “gparted” dan tekan Enter.
  3. Kemudian pilih partisi Unallocated dan klik ikon Create New Partition.
  4. Pada opsi Create as ubah Logical Partition menjadi Extended Partition, sedangkan pada opsi Label ubahlah dengan mengetikkan Linux lalu tekan Add.
  5. Maka secara otomatis partisi Unallocated berubah menjadi Extended, jika sudah begitu Anda bisa membuat 3 Logical Partition dengan cara yang sama.
  6. Spesifiknya Anda bisa membuat partisi Logical pertama dengan kapasitas sebesar 1 GB (1024 MB) dengan label “Boot”.
  7. Sedangkan pada partisi kedua, ubah nilai kapasitas sebesar 2x kapasitas RAM pada PC Anda, contohnya jika RAM sebesar 2048 MB (2GB) Anda bisa menyettingnya menjadi 4096 MB (4 GB).
  8. Lalu pada opsi File System ubah ke bentuk Linux-Swap dengan label “Swap”.
  9. Pada partisi ketiga, Anda hanya perlu mengubah nama label dengan nama “Root”.
  10. Setelah itu, kembali ke menu Gparted dan klik logo ceklis hijau di bagian atas menu untuk meng apply partisi yang telah dibuat.

5. Instalasi Ubuntu

  1. Jika sudah, silahkan kembali ke menu home Ubuntu Desktop.
  2. Kemudian hubungkan perangkat komputer ke jaringan internet melalui koneksi Wifi untuk melakukan pembaruan di belakang layar.
  3. Selanjutnya pilih menu Install Ubuntu 16.04 LTS untuk memulai proses instalasi OS Ubuntu secara penuh di komputer.
  4. Pada menus Install pilih saja bahasa English dan klik Continue.
  5. Lalu  di tab Preparing to Install, ceklist semua opsi yang muncul dan klik Continue.
  6. Pada pilihan Installation Type, ceklis opsi Something Else dan klik Continue.
  7. Kemudian, pilih opsi Device /dev/sda5 ext4 dan klik Change, lalu ubah Opsi Use as ke bentuk ext4, ceklis opsi Format the partition, ubah Mount point ke /boot dan klik OK.
  8. Langkah selanjutnya beralih ke /dev/sda6 dan pastikan bahwa partisi ini memiliki Use as bertipe Swap Area.
  9. Sedangkan pada /dev/sda7 ubah Use as ke bentuk ext4 lalu ceklis opsi Format The Partition dan ubah Mount Point menjadi /, jika sudah klik OK.
  10. Kemudian kembali ke menu sebelumnya lalu beri ceklist pada device /dev/sda5 ext4 /boot dan /dev/sda7 ext4 /, setelah itu klik opsi Install Now.
  11. Lalu pilih zona wilayah yang Anda tempati dan klik Continue.
  12. Pada opsi Keyboard Layout Anda bisa memilih jenis English (US) dan klik Continue.
  13. Selanjutnya isi data lengkap Anda dan klik Continue lagi.
  14. Kemudian tunggu beberapa saat sampai proses instalasi selesai.
  15. Lalu pilih opsi Restart Now yang muncul secara otomatis setelah instalasi berhasil dilakukan.

6. Mengaktifkan Boot Loader Ubuntu

  1. Pada saat proses restart selesai, maka komputer akan kembali ke menu Windows.
  2. Silahkan Anda install terlebih dahulu software EasyBCD.
  3. Setelah terinstall, buka software tersebut dan pilih menu Add New Entry.
  4. Pada tab Operating Systems pilih saja opsi Linux/BSD.
  5. Lalu beri nama “Ubuntu 16.04.1 LTS”, pada menu Drive silahkan Anda pilih opsi Partition 4 (Linux- 1 GiB) dan klik tombol Add Entry.
  6. Kemudian secara otomatis Ubuntu sudah terpasang pada PC, untuk memastikannya silahkan restart PC Anda maka akan muncul menu Choose an operating system dengan opsi Windows 10 dan Ubuntu 16.04.

Cara Dual Boot Windows 10 dan Ubuntu di atas kiranya bisa Anda coba untuk mulai menjalankan beberapa sistem operasi sekaligus hanya dalam 1 devices secara praktis.

Jika masih ada kendala dalam penginstalan Ubuntu di Windows 10, Anda bisa kembali membaca dengan teliti setiap tahap dari tutorial di atas.