5 Cara Memperbaiki Flashdisk Minta Diformat Saat Dicolok

Flashdisk merupakan salah satu penyimpanan eksternal yang banyak digunakan untuk memindahkan berbagai data antar komputer.

Namun seperti jenis penyimpanan lainnya, flashdisk biasanya memiliki sisi bad sector tertentu yang mengakibatkan berbagai error. Seperti kasus flashdisk minta diformat saat dicolok ke komputer.

Hal seperti ini tentunya akan sangat merugikan Anda sebagai pengguna karena harus merelakan berbagai data penting untuk dihapus pada saat proses format.

Permasalahan flashdisk minta format RAW pada komputer dengan OS Windows 10 biasanya disebabkan oleh banyak faktor. 

Pusing ketemu error Vcruntime140? Coba baca Cara Memperbaiki Error Vcruntime140.Dll

Penyebab Flashdisk Minta Diformat Terus Menerus

Jika menemui pesan perintah untuk memformat data yang ada pada flashdisk lebih baik jangan Anda ikuti. Karena hal tersebut disebabkan oleh berbagai kerusakan yang bisa Anda perbaiki sendiri.

Penyebab dari kerusakan seperti ini sebenarnya cukup beragam, mulai dari adanya kerusakan murni dari perangkat keras atau dari perangkat lunak yang error dalam membaca data yang ada pada flashdisk.

1. Flashdisk Terjangkit Virus

Flashdisk Terjangkit Virus

Virus yang sudah tersimpan pada flashdisk biasanya menyebabkan kacaunya sistem input dan output pada flashdisk. 

Hal tersebut biasanya akan menyebabkan komputer mendeteksi bahwa flashdisk mengirimkan perintah untuk memformat data yang ada didalamnya.

Oleh karena itu, alangkah baiknya jika Anda memasang software antivirus di PC guna mendeteksi dan menghapus berbagai virus dan malware yang ada pada PC dan flashdisk.

Selain itu, Anda juga bisa mencegah virus masuk ke flashdisk untuk senantiasa mengaktifkan opsi Eject sebelum mencabut sambungan flashdisk dari PC dan laptop.

2. Kerusakan Pada Port USB Flashdisk

Kerusakan Pada Port USB Flashdisk

Sebelum menghubungkan flashdisk ke PC, periksa dan pastikan terlebih dahulu bahwa port USB pada flashdisk tersebut masih dalam kondisi baik.Perhatikan pada bagian pin-pin colokan, adakah yang sudah bengkok atau masih lurus. 

Kerusakan hardware seperti ini bisa menyebabkan flashdisk tidak terdeteksi dan memunculkan pesan error “You need to format disk in drive E: before you can use it. Do you want to format it?“.

Selain itu, permasalahan flashdisk error bisa juga disebabkan oleh port USB yang ada pada PC mengalami kerusakan. Oleh karena itu, untuk memastikannya Anda bisa memindahkan sambungan flashdisk ke port USB lain yang ada pada komputer.

3. Kesalahan Saat Memindahkan Data

Kesalahan Saat Memindahkan Data

Salah satu alasan kenapa para pengguna dilarang melakukan kegiatan komputasi lain pada saat memindahkan file dari flashdisk adalah akan menyebabkan error pada kerja sistem File Explorer.

Seperti ketika Anda mencabut flashdisk pada saat mengirim data maka sistem akan langsung kesulitan dalam mendeteksi kapasitas dari flashdisk yang Anda gunakan.

Hal tersebut bisa Anda ketahui dengan cara klik kanan Properties dan perhatikan kapasitas ruang yang dimiliki flashdisk yang terpasang.

Biasanya komputer akan menampilkan detail kapasitas sebesar 0 byte, jika sudah terjadi permasalahan seperti ini. Maka para pengguna akan mendapatkan pesan error untuk segera memformat penyimpanan eksternal ini terlebih dahulu.

Jika permasalahan ini terus diabaikan, maka komputer akan mematikan sistem secara mendadak dan langsung masuk ke mode RAW.

4. Flashdisk Memiliki Format yang Tidak Dikenali

Flashdisk Memiliki Format yang Tidak Dikenali

Pada dasarnya, komputer Windows hanya bisa mendeteksi flashdisk dengan format FAT32, exFAT dan NTFS. 

Jika flashdisk yang Anda gunakan tidak termasuk dalam salah satu jenis format di atas, maka PC akan memerintahkan user nya untuk melakukan format ulang flashdisk ke dalam bentuk yang kompatibel dengan Windows.

Permasalahan seperti ini biasanya umum ditemui oleh para pengguna Windows yang menancapkan flashdisk yang sebelumnya telah terhubung dengan PC Linux.

Akibatnya format yang ada pada flashdisk akan berubah menjadi ext2 atau ext3 yang sudah tidak kompatibel dengan PC Windows.

Cara Memperbaiki Flashdisk yang Minta Diformat Berkali-kali

Cara Memperbaiki Flashdisk yang Minta Diformat Berkali-kali

Cara perbaikan pada permasalahan penyimpanan eksternal seperti ini cukup sulit, karena para pengguna harus mengetahui terlebih dahulu penyebab dari kerusakan flashdisk.

Namun jangan khawatir, karena berbagai cara yang kami sediakan di bawah ini sudah disesuaikan dengan berbagai faktor yang telah kami jelaskan sebelumnya.

Sehingga Anda hanya perlu mengikuti tutorial di bawah ini untuk memperbaiki flashdisk yang minta di format tanpa menghilangkan file-file yang ada pada flashdisk tersebut jika beruntung.

Namun umumnya kasus flashdisk yang minta format menandakan perangkat penyimpanan eksternal tersebut sudah mengalami kerusakan.

Akibatnya mau tidak mau  data yang ada pada flashdisk harus diformat agar kembali seperti kondisi awal.

Coba Colokkan Flashdisk ke Port Lain

Coba Colokkan Flashdisk ke Port Lain

Sebelum melakukan pemformatan penuh, alangkah baiknya Anda untuk memindahkan flashdisk ke port USB lain atau ke komputer lain. Hal ini bertujuan untuk mengecek kondisi sebenarnya dari flashdisk yang Anda miliki. 

Jika flashdisk berjalan normal tanpa ada pesan untuk memformat partisi, bisa dipastikan permasalahan berasal dari port USB PC bukan dari flashdisk.

Lakukan terus cara ini untuk memastikan penyebab permasalahan sebelum melakukan tindakan lanjut dalam memperbaiki kerusakan ini.

Coba Restart PC Anda

Coba Restart PC Anda

PC atau komputer yang sudah bekerja seharian penuh biasanya akan menyisakan file-file sampah yang menghambat pemrosesan data pada flashdisk.

Oleh karena itu, coba lakukan proses restart terlebih dahulu untuk menyegarkan kembali sistem operasi untuk melakukan kerja komputasi agar berjalan seperti semula.

Setelah itu, silahkan hubungkan kembali flashdisk yang sebelumnya memunculkan pesan perintah format ke PC dan lihat perubahannya.

Scan Flashdisk dengan Software Antivirus

Scan Flashdisk dengan Software Antivirus

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pesan perintah format yang muncul pada flashdisk bisa disebabkan oleh virus.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya Anda untuk melakukan proses scanning pada partisi local disk :/F untuk membersihkan flashdisk dari berbagai virus dan malware yang menghalangi kinerja dari perangkat eksternal ini.

Perbaiki dengan CMD

perbaiki CMD

Cara ini bisa Anda terapkan jika flashdisk memang sudah tidak bisa diselamatkan datanya dan harus diformat untuk memulihkan kondisi device tersebut.

Namun sebelumnya, alangkah baiknya untuk membackup berbagai data penting yang ada pada flashdisk menggunakan aplikasi recovery data seperti MiniTool Power Recovery.

  1. Silahkan buka Command Prompt dengan menekan tombol Windows + R dan masukkan kata kunci CMD dan tekan Enter.
  2. Pastikan juga sebelumnya bahwa flashdisk telah terhubung dengan PC.
  3. Setelah itu, masukkan perintah “chkdsk [Nama direktori flashdisk] /R” pada CMD tanpa tanda kutip lalu tekan Enter! (Contoh : chkdsk :F /R).
  4. Kemudian tunggu beberapa menit hingga sistem telah berhasil merepair flashdisk yang Anda miliki agar kembali normal.

Atasi dengan Low Level Format

Atasi dengan Low Level Format

Jika Anda masih merasa takut untuk menerapkan cara sebelumnya, Anda masih bisa melakukan format flashdisk dengan resiko kehilangan data yang lebih kecil.

Yaitu menggunakan metode low level format yang bisa dilakukan tanpa bantuan Command Prompt.

Langkah-langkahnya : 

  1. Ketikkan kombinasi tombol Windows + R dan masukkan perintah MSC lalu tekan OK.
  2. Pilih menu opsi pada bagian Storage.
  3. Setelah itu, pilih device flashdisk yang terpasang dan klik kanan lalu pilih opsi Format.
  4. Tunggu beberapa menit hingga proses reset atau format telah selesai dilakukan.

Berbagai cara memperbaiki flashdisk minta diformat saat dicolok ke PC di atas bisa Anda jadikan referensi dan panduan untuk merepair partisi eksternal ini agar kembali normal.

Pastikan bahwa Anda mengikuti berbagai tutorial di atas secara runtut untuk menghindari kemungkinan kehilangan data yang telah tersimpan pada flashdisk.